Notification

×
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Pilkada Wajo "Memanas", Saling Sindir Antartim Sukses Tak Terelakkan

Admin
Kamis, 11 Juli 2024 Last Updated 2024-07-11T12:58:23Z


Oleh Abdul Wahab Dai

Kontributor


WAJO-Aroma perseteruan antara pendukung kandidat paslon Pammase (Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si.-H. Amran, S.E.) dan kandidat paslon Ar-Rahman (H. Andi Rosman, S.Sos., M.M.-dr. H. Baso Rahmanuddin Makkaraka, M.Kes.) di jejaring sosial "memanas" seiring semakin dekatnya tahapan pendaftaran paslon di penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPU Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.


Intensitas dan tensi perang urat syaraf di jejaring sosial semakin meningkat dari hari ke hari terutama oleh akun-akun antah-berantah, bahkan oleh akun-akun asli sekalipun.


Andi Sri Wulandani, S.IP., M.Hum., pengamat politik di Makassar berbicara kepada kontributor Abdul Wahab Dai mengatakan bahwa sepatutnya media sosial digunakan secara bijak walau masing-masing individu memiliki kebebasan berargumen. 


Foto: Dua kandidat paslon yang menyosialisasikan diri di masyarakat Kabupaten Wajo. Belum ada kandidat pasangan calon lainnya yang menyosialisasikan diri.



"Adapun pengawasan terkait media sosial, nanti pada saat tahapan memasuki masa kampanye sehingga kesadaran bermedia sosial harus dimiliki masing-masing orang saat ini," kata mantan Ketua KPU Kabupaten Soppeng ini.


Tim sukses kandidat, lanjutnya, juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menyajikan isu-isu yang membangun.



Foto:  Andi Sri Wulandani, S.IP., M.Hum.


Wadah media sosial saat ini memberikan kebebasan kepada kita semua khususnya tim kampanye bakal calon dan pendukungnya namun perlu ditekankan untuk memasukkan unsur edukatif di dalamnya dan sebaiknya mereka menghindari menyinggung unsur SARA satu sama lain.


"Khawatirnya jika tidak terbendung atau dinormalisasi maka menimbulkan perpecahan di masyarakat. Sebaiknya masing-masing pendukung menahan diri dari isu-isu yang saling menjatuhkan dan lebih baik membantu menyosialisasikan agenda-agenda atau isu-isu kandidatnya," kata Sekretaris Umum Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Forhati) Majelis Wilayah Sulawesi Selatan ini.


Dari Sengkang pengamat sosial politik Dr. Andi Bau Mallarangeng, S.H., M.H. mengatakan bahwa saat ini belum ada calon bupati dan calon wakil bupati, karena sampai saat ini belum ada penetapan calon oleh dari KPU. Maka seharusnya tokoh-tokoh yang sudah ancang-ancang mau maju pada Pilkada 2024 memberikan keteladanan kepada pendukungnya supaya tidak saling serang di medsos.


Foto: Dr. Andi Bau Mallarangeng, S.H., M.H.


Kewajiban untuk menjaga supaya Pilkada 2024 ini berjalan sesuai asas demokrasi, katanya, adalah tanggungjawab bersama seluruh lapisan masyarakat khususnya tokoh-tokoh yang akan maju dalam Pilkada. Demikian akademisi Institut Lamaddukkelleng Sengkang ini.


Mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Wajo ini pun berpesan kepada penyelenggara Pemilu supaya menegakkan aturan sebaik mungkin agar masyarakat juga taat aturan Pemilu.


Sumber Foto: Arsip 










Berita Lainnya

Tampilkan

  • Pilkada Wajo "Memanas", Saling Sindir Antartim Sukses Tak Terelakkan
  • 0

Terkini

test