WAJO-Senyum itu tampak sederhana, namun sarat makna. Satu per satu anak yatim, telantar, dan duafa menggenggam kotak paket buka puasa di tangan mereka.
Mata berbinar dan wajah berseri menjadi pemandangan paling mengharukan dalam kegiatan Tebar Iftar yang digelar oleh Muslimah Wahdah Islamiyah pada Ramadan 1447 Hijriah ini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, 1 Maret 2026, di Rumah Qur’ani Imam Syafii Putri, Jalan Andi Macca, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, perhatian sederhana di bulan suci Ramadan mampu menghadirkan kebahagiaan besar. Beberapa anak tampak malu saat menerima paket iftar, sementara yang lain tak mampu menyembunyikan kegembiraan.
Senyum-senyum itulah yang menjadi energi dan penyemangat bagi para Muslimah Wahdah untuk terus berbagi dan menebarkan kebaikan.
Salah satu penerima manfaat, Dewi, mengungkapkan rasa syukurnya dengan suara lirih dan penuh haru. “Alhamdulillah, dengan adanya iftar ini sangat membantu kaum duafa, anak yatim dan telantar. Terima kasih kepada Wahdah Islamiyah,” ujarnya.
Program Tebar Iftar Akbar ini dilaksanakan secara serentak oleh Muslimah Wahdah Islamiyah se-Indonesia Jumat, 27 Februari 2026, dengan membagikan 100.000 paket iftar di berbagai daerah.
Khusus di Kabupaten Wajo, kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap di sembilan kecamatan dan dua belas kelurahan agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Muslimah Wahdah Ranting Teddaopu, Ustazah Gustiana Massarasa, menyampaikan bahwa tujuan utama program ini bukan sekadar memberikan makanan berbuka puasa. “Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama duafa dan anak yatim. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariah serta mempererat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Muslimah Dewan Pengurus Daerah Wahdah Islamiyah Wajo, Ustazah Hj. Suriani Sessu, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi. Ia juga mendoakan agar setiap rezeki yang dikeluarkan menjadi amal jariah dan dibalas dengan keberkahan. “Semoga Allah memberikan kelapangan rezeki, keberkahan harta, ketenteraman dalam keluarga, serta menjadikannya pemberat timbangan dan jalan menuju surga-Nya,” doanya.
Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi momentum silaturahmi dan penguatan emosional bagi anak-anak yatim dan duafa. Mereka tidak hanya menerima paket iftar, melainkan juga perhatian, kasih sayang, serta doa dari para Muslimah Wahdah.
Mengusung semangat Berbagi dari Hati, Menguatkan Negeri, Muslimah Wahdah Wajo berharap aksi sederhana ini mampu menghadirkan kebahagiaan dan menumbuhkan kepedulian yang lebih luas di tengah masyarakat. Pada bulan Ramadan yang penuh rahmat, senyum anak-anak yatim itu menjadi pengingat bahwa berbagi bukan hanya tentang memberi, melainkan juga tentang menghadirkan harapan.*
Koresponden/Foto: Hasna Ummu Wildan
Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Wajo


