Liputan Abdul Wahab Dai
WAJO--Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Sulawesi selatan telah menetapkan tiga masjid di Bumi Masiang sebagai Masjid Ramah Pemudik --sebuah program yang dianjurkan oleh Kantor Kemenag Kabupaten Wajo-- di Kecamatan Keera yakni Masjid Nurul Hilal Desa Inrello, Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Ballere, dan Masjid Nurul Jihad Desa Paojepe.
Masjid berstatus Masjid Ramah Pemudik terbuka untuk para pemudik yang ingin beristirahat, menunaikan salat, atau sekadar melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan.
Spanduk bertulis "Masjid Ramah Pemudik" pun telah terpampang di ke tiga masjid yang terletak di jalur Trans Sulawesi ini jelang Idulfitri 1447 H. Kecamatan Keera adalah jalur perlintasan para pemudik dari dan ke Sulsel, Sulbar, Sultra, Sulteng, Gorontalo, dan Sulut untuk angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Masjid Nurul Hilal Desa InrelloJalur ini juga dilintasi bus-bus dan minibus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) misalnya dari kota-kota di belahan selatan Sulsel menuju kawasan Luwu Raya di belahan utara Sulsel.
Para pemudik dari dan ke Sultra juga melintasi Kecamatan Keera, baik yang ingin menyusuri jalur darat melingkari Teluk Bone (Jalur Melingkar) maupun mereka yang memilih berlayar di Teluk Bone melalui pelabuhan Bangsalae Siwa ke Tobaku.
Masjid Nurul Jihad Desa Paojepe"Para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Keera berkolaborasi menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan para pemudik seperti pemenuhan air minum, menjaga kebersihan masjid, dan berkoordinasi dengan pengurus masjid," ujar Agusdiana, S.H. Penyuluh Agama Islam Kecamatan Keera kepada media ini Selasa pagi (16/03/2026).
Masjid Nurul Jihad Longka di Desa Inrello yang telah direnovasi kini tampak indah, bersih, dengan lahan parkir yang leluasa dilengkapi dengan sarana wudu dan MCK yang memadai.
Sementaara itu di ibu kota Kecamatan terdapat Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Ballere, sebuah masjid cantik dengan pendingin ruangan yang memadai termasuk MCK dan tempat wudu yang nyaman.
Di bagian utara terdapat Masjid Nurul Jihad Desa Paojepe dengan lahan parkir yang lapang dan berhadapan dengan salah satu gerai toko ritel. Sanitasi dan air bersih pun senantiasa tersedia di masjid-masjid ini.
Foto: Abdul Wahab Dai




