Liputan Abdul Wahab Dai
WAJO--AG. Dr. A. Muh. Yusuf Galigo, S.Ag., M.A. Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pitumpanua Kabupten Wajo dengan Edi Hakim, S.Pd.I. Sekretaris Umum dan St. Maliana, A.Ma. sebagai Bendahara Umum bersama pengurus lainnya yang tersebar pada berbagai komisi dikukuhkan kemarin di Masjid Jamiatul Khaeriyah Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Jumat, 06/03/2026).
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mubarak DDI Tobarakka yang meraih gelar doktor dari Universitas Jami’ah Islam Daud Al-Fathani Tailan (JISDA) ini mengemban amanah Masa Bakti 2025-2030.
Mereka dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Wajo AG. Dr. K.H. Muhammad Yunus Pasanreseng Andi Padi, M.Ag. dalam acara Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo yang dirangkai dengan Peringatan Malam Nuzululquran Festival Ramadan 1447 H berupa lomba keagamaan pada berbagai tingkatan.
Dalam sambutannya Yunus Pasanreseng menyebut 4 prinsip Islam moderat di Indonesia yakni pertama Wasatiya yakni moderat. "Tidak seperti negara-negara di kawasan lain di mana mereka tidak wajib ada Pancasila, negeri kita Indonesia adalah negara pemelihara perdamaian dan pendukung kemerdekaan Palestina. Kita juga merawat kearifan lokal dan budaya lokal dalam apa yang disebut Islam Nusantara."
Selanjutnya ada prinsip Tawazun yakni berimbang. Jadi kita moderat dan tidak ngotot, tidak ekstrem dan tidak liberal Kemudian kita menganut prinsip tazamuh atau toleran yakni sikap menghargai perbedaan, baik perbedaan agama, mazhab, suku, maupun budaya, bukan berarti kita ambivalen bahkan jauh dari posisi ambivalen. Demikian Yunus Pasanreseng.
"Terakhir prinsip I’tidal yakni lurus dan adil berupa sikap tegak dalam kebenaran dan bersikap adil kepada siapa pun."
Hadir mewakili Bupati Wajo Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo H. Ahmad Jahran, A.P., M.Si. yang dalam sambutannya mengulas dua program pemerintah mulai dari Gerakan Indonesia Asri (Aman Sehat Resik Indah) dan Gerakan Cinta Al-Quran: Senin-Kamis Gemilang berupa Kelas Mengaji di lingkungan Pemkab Wajo.
Sumber Foto: Abdul Wahab Dai, Panitia Pembangunan Masjid Jamiyatul Khaeriyah Siwa, dan Akun Facebook Pondok Pesantren Al-Mubarak DDI Tobarakka



