Penulis: Yogy Saputra
Mahasiswa Prodi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Editor: Abdul Wahab Dai
WAJO--Di bawah bimbingan Dosen Pendamping Kegiatan (DPK), Dr. Hafizhah Al Amanah, S.Si., M.Si., program kerja utama KKN-T Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin kali ini di Desa Keera mengusung tema "Inventarisasi Tumbuhan Mangrove dalam Rangka Rehabilitasi Hutan Bakau di Pesisir Pantai Keera, Desa Keera, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo."
Program ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem hutan bakau, mengurangi risiko abrasi dan kerusakan garis pantai, serta mendukung keberlanjutan sumber daya pesisir bagi generasi mendatang.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan inventarisasi kondisi kawasan pesisir Pantai Keera melalui observasi lapangan untuk mengidentifikasi kondisi ekosistem bakau (mangrove) sekaligus menentukan lokasi yang sesuai untuk penanaman.
Setelah proses observasi, mahasiswa KKN melakukan diskusi dan koordinasi bersama Ketua Pengelola Hutan Bakau Desa Keera Umar, guna memperoleh informasi mengenai kondisi hutan bakau, jenis bibit yang sesuai, serta teknik penanaman yang efektif.
Tahap selanjutnya adalah pemungutan bibit bakau yang akan digunakan dalam kegiatan rehabilitasi. Bibit yang telah dikumpulkan kemudian ditanam pada titik-titik yang telah ditentukan sebagai upaya memperkuat kawasan pesisir dan meningkatkan tutupan vegetasi bakau.
Kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan Senin,27 Juli 2026 di pesisir Pantai Desa Keera dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai wujud kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Melalui kegiatan ini diharapkan rehabilitasi hutan bakau dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam mengurangi abrasi pantai, tetapi juga menjaga habitat biota pesisir serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian ekosistem bakau.
Foto: Yogy Saputra





