TAKALAR, Selasa, 28 Juli 2026--Mahasiswa KKN-T Literasi 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan di UPT SD Negeri 66 Kajang, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi, kreativitas, dan keterampilan menulis siswa sekolah dasar melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.
Program diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya membaca sebagai langkah awal dalam menghasilkan sebuah karya tulis. Mahasiswa KKN-T Literasi 116 kemudian memperkenalkan unsur-unsur pembangun cerita, seperti tokoh, latar, alur, konflik, dan amanat.
Siswa juga dibimbing menyusun kerangka cerita agar tulisan yang dihasilkan memiliki alur yang runtut, mudah dipahami, serta mampu menyampaikan pesan dengan baik.
Setelah sesi materi, mahasiswa KKN-T Literasi 116 Universitas Hasanuddin membagikan berbagai buku bacaan koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) yang telah dibawa sebagai bahan pembelajaran dalam kegiatan tersebut. Setelah membaca secara mandiri, mahasiswa mendampingi siswa memahami isi bacaan melalui diskusi singkat sebelum mengembangkan ide dan imajinasi mereka menjadi sebuah cerita baru yang ditulis menggunakan bahasa mereka sendiri.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Siswa aktif mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta menunjukkan kreativitas mereka melalui cerita yang ditulis. Sebagai bentuk apresiasi, beberapa siswa diberikan kesempatan untuk membacakan hasil karyanya di depan kelas.
Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi di depan teman-temannya.
Guru-guru UPT SD Negeri 66 Kajang menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang menarik dan mendorong siswa untuk lebih gemar membaca serta berani menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah.
Melalui program “Menulis Cerita Berbasis Bahan Bacaan”, mahasiswa KKN-T Literasi 116 Universitas Hasanuddin berharap siswa tidak hanya menjadikan membaca sebagai kebiasaan, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, memperkaya kosakata, serta menghasilkan karya tulis yang orisinal.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar dan penguatan budaya literasi di Desa Topejawa.*
Teks/Foto: KKN-T Literasi Unhas Posko Topejawa




