WAJO--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Pemanfaatan Daun Pepaya Menjadi Pestisida Nabati” pada Jumat (24/07/2026), di Aula Kantor Desa Tanrongi.
Program kerja ini dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa KKN-T selama berada di Desa Tanrongi. Tanaman pepaya (Carica papaya L.) cukup mudah ditemukan di lingkungan desa, namun pemanfaatan daunnya masih belum dilakukan secara optimal.
Di sisi lain, Desa Tanrongi memiliki sejumlah kelompok tani yang aktif dalam bidang pertanian dan beberapa kelompok yang bergerak pada subsektor perkebunan dengan komoditas yang salah satunya kakao.
Melihat kondisi tersebut, penanggung jawab program kerja, Andi Hikma, bersama kelompok KKN-T kemudian memperkenalkan salah satu cara pemanfaatan daun pepaya sebagai bahan pestisida nabati yang dapat menjadi alternatif dalam membantu mengendalikan hama tanaman.
Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi yang dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pestisida nabati menggunakan bahan dan alat yang sederhana serta mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Antusiasme masyarakat dan kelompok tani terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta tidak sungkan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai penerapan pestisida nabati pada tanaman yang mereka budidayakan.
Salah seorang peserta bahkan menanyakan apakah pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya tersebut dapat digunakan pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) yang menjadi salah satu komoditas perkebunan di Desa Tanrongi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T berharap masyarakat Desa Tanrongi, khususnya kelompok tani, dapat memanfaatkan potensi tanaman yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan untuk menghasilkan pestisida nabati secara sederhana.
Selain menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan bahan alami sebagai salah satu alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan mudah diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
Narasi/Foto: KKN-T Gel.116 Unhas Posko Desa Tanrongi
Editor: Abdul Wahab Dai





