Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Mahasiswa KKNT Literasi Posko 2 Topejawa Inventarisasi Buku Bantuan Perpusnas Secara Digital

Admin
Jumat, 24 Juli 2026 Last Updated 2026-07-24T12:49:12Z


Penulis: Andi Tenri Bali Baso


TAKALAR--Di Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko 2 Desa Topejawa melaksanakan inventarisasi digital terhadap koleksi buku bantuan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari yaitu pada 17 Juli 2026 dan dilanjutkan pada 19 hingga 21 Juli 2026.


Inventarisasi ini merupakan pendataan koleksi buku pertama yang dilakukan di Desa Topejawa. Sebelumnya, Desa belum memiliki perpustakaan desa maupun Taman Bacaan Masyarakat (TBM), sehingga koleksi buku bantuan Perpusnas belum memiliki sistem inventaris yang terstruktur. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN Literasi Universitas Hasanuddin untuk menginisiasi inventarisasi secara digital sebagai langkah awal dalam membangun tata kelola koleksi yang lebih tertib dan berkelanjutan.


Sebagai bagian dari program kerja di bidang literasi, mahasiswa memanfaatkan aplikasi spreadsheet untuk mendata seluruh koleksi buku secara sistematis. 



Pendekatan digital dipilih agar proses pencatatan lebih efisien, data mudah diperbarui, serta memudahkan pengelola dalam melakukan pendataan ulang maupun penelusuran koleksi pada masa mendatang.


Dalam proses inventarisasi, seluruh buku dikelompokkan ke dalam sembilan kategori, yaitu A, A Level 2, B1, B2, B3, Level 1, Level 2, Level 3, dan Level 4. Setiap buku dicatat sesuai kategorinya ke dalam sistem spreadsheet sehingga menghasilkan basis data yang rapi dan mudah diakses.


Pelaksanaan inventarisasi digital ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 dalam mendukung penguatan pengelolaan bahan bacaan di Desa Topejawa. Dengan tersedianya data koleksi yang terstruktur, diharapkan pengelolaan buku bantuan Perpusnas menjadi lebih efektif, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan layanan literasi dan pemanfaatan koleksi secara optimal oleh masyarakat di masa mendatang.


Foto: Andi Tenri Bali Baso

Editor: Abdul Wahab Dai



Berita Lainnya

Tampilkan

  • Mahasiswa KKNT Literasi Posko 2 Topejawa Inventarisasi Buku Bantuan Perpusnas Secara Digital
  • 0

Terkini