BANTAENG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Kaloling 2 melaksanakan program kerja individu berjudul "Edukasi Efek Rumah Kaca untuk Mendukung Ketahanan Pangan" pada Kamis (16/07/2026) di Musala DDI Darun Najah Kaloling, Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan dengan sekitar 50 peserta yang terdiri atas pelajar Kelas VII hingga IX MTs DDI Darun Najah Kaloling.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai efek rumah kaca, penyebab terjadinya perubahan iklim, serta dampaknya terhadap ketahanan pangan. Melalui edukasi ini, mahasiswa berharap peserta dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai salah satu upaya mengurangi dampak perubahan iklim.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pemateri, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan seluruh mahasiswa KKNT Posko Kaloling 2 kepada para peserta. Sebelum memasuki materi utama, pemateri memperagakan demonstrasi sederhana menggunakan dua gelas berisi air, dengan salah satu gelas ditutup menggunakan plastik yang dijemur di bawah sinar matahari. Demonstrasi tersebut bertujuan memberikan gambaran sederhana mengenai proses terperangkapnya panas sebagai ilustrasi efek rumah kaca sehingga konsep yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh siswa.
Setelah demonstrasi, pemateri menyampaikan materi mengenai pengertian efek rumah kaca, penyebab dan dampaknya terhadap perubahan iklim, kaitannya dengan ketahanan pangan, serta upaya sederhana untuk menjaga lingkungan.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi sehingga suasana belajar berlangsung aktif dan komunikatif.
Sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kuis. Beberapa siswa berpartisipasi dalam sesi kuis yang diselenggarakan di akhir kegiatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap edukasi mengenai efek rumah kaca dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta mendorong lahirnya perilaku yang lebih peduli terhadap perubahan iklim. Diharapkan pemahaman yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Penulis: Santri
Editor: Abdul Wahab Dai



