Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Profil Digital Dwibahasa Kawasan Hutan Bakau Desa Keera Kini Tersedia, Buah Tangan Mahasiswa KKN-T Unhas Gel.116

Admin
Senin, 10 Agustus 2026 Last Updated 2026-08-11T03:05:09Z


Penulis: Ulul Albab

Mahasiswi Prodi S1 Sastra Inggris FIB Unhas

Editor: Abdul Wahab Dai


WAJO-Para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin telah menyusun Profil Digital Dwibahasa Rehabilitasi Hutan Bakau di Desa Keera, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan. 

Program individu ini dihadirkan sejalan dengan program kerja kelompok mereka yakni Penanaman Bibit Bakau di Pesisir Desa Keera.


Program kerja individu yang digagas oleh Ulul Albab ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pendamping kegiatan (DPK), Dr. Hafizhah Al Amanah, S.Si, M.Si.



Penyusunan profil digital dwibahasa ini dilakukan secara komprehensif melalui observasi langsung ke kawasan hutan bakau atau hutan payau (mangrove forest) serta wawancara mendalam dengan Umar Ketua Kelompok Hutan Bakau Desa Keera.



Informasi mendasar yang dihimpun meliputi data kondisi ril kawasan pesisir Desa Keera yang memiliki potensi ekosistem hutan pesisir (mangrove swamp) seluas 50 hektar.



Ulul Albab menganggap program kerja ini sangat relevan untuk direalisasikan di Desa Keera. Menurutnya, kawasan hutan bakau atau hutan pantai ini menyimpan potensi lanskap alam yang sangat kaya serta daya tarik ekowisata yang luar biasa jika dikelola dan dipromosikan secara optimal. Guna mengoptimalkan potensi tersebut, profil digital ini dirancang secara inklusif dengan menggunakan format dwibahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. 



Kehadiran format dua bahasa ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi  masyarakat lokal dan wisatawan domestik, tetapi juga mampu menjangkau minat wisatawan mancanegara, akademisi internasional, maupun peneliti ekosistem pesisir global.


“Bisa mi nanti sampai di Amerika ini bakaunya Desa Keera,” canda Camat Keera Muhammad Asri dan Syamsurida Kepala Desa Keera saat pemaparan seminar program kerja bulan lalu. 


Syamsurida pun mendukung penuh program kerja individu pembuatan profil digital dwibahasa untuk keberlangsungan pariwisata di Desa Keera.


Melalui penyusunan profil digital dwibahasa Ulul Albab berharap luaran (output) program kerja ini dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan terutama bagi potensi pariwisata di Desa Keera.


Untuk mengakses PDF Profil Digital Dwibahasa Hutan Bakau Desa Keera, sidang pembaca dapat memindai kode-kode batang yang ada pada berita ini -satu untuk versi bahasa Indonesia, satu untuk versi bahasa Inggris--.


Sumber Foto: Ulul Albab



Berita Lainnya

Tampilkan

  • Profil Digital Dwibahasa Kawasan Hutan Bakau Desa Keera Kini Tersedia, Buah Tangan Mahasiswa KKN-T Unhas Gel.116
  • 0

Terkini