Penulis: Fakhri Athallah Ramadhan
Editor: Abdul Wahab Dai
WAJO--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Fakhri Athallah Ramadhan, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN (DPK) Dr. Hafizhah Al Amanah, S.Si., M.Si. telah menuntaskan program kerja individu bertajuk “Penyusunan Batas Administrasi Desa Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai Pendukung Tata Kelola Pemerintahan Desa” di Desa Keera, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.
Program kerja yang dilaksanakan selama sepeka ini pada 18–25 Juli 2026.bertujuan memperbarui informasi batas administrasi Desa Keera yang sebelumnya masih menggunakan sumber data yang relatif lama.
Pembaruan tersebut dilakukan untuk menyediakan informasi spasial yang lebih relevan dan dapat dimanfaatkan dalam mendukung pembangunan serta perencanaan desa.
Dalam pelaksanaannya Fakhri memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Data yang digunakan diperoleh melalui pengumpulan informasi dari perangkat Desa Keera, citra satelit, serta informasi dari masyarakat desa. Pengumpulan data juga dilakukan melalui pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kesesuaian kondisi wilayah dengan data spasial yang diolah.
Proses pemetaan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan Kepala Desa Keera, seluruh kepala dusun, perangkat desa, serta masyarakat. Tim turun langsung ke sejumlah wilayah untuk mengidentifikasi dan memastikan batas-batas administrasi Desa Keera. Keterlibatan perangkat desa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses verifikasi karena mereka memiliki pengetahuan langsung mengenai kondisi dan batas wilayah yang ada di lapangan.
Tahapan penyusunan peta dimulai dari pengumpulan data, pengolahan data, digitasi, pengecekan lapangan, hingga pembuatan layout peta. Setelah proses pengolahan dan verifikasi selesai, peta kemudian dicetak dan dibuat dalam bentuk frame peta sebagai bagian dari hasil akhir program kerja. Selain dalam bentuk cetak, hasil pemetaan juga disediakan dalam bentuk file digital dan menjadi bagian dari informasi dalam profil Desa Keera.
Peta yang dihasilkan memuat sejumlah informasi spasial Desa Keera, di antaranya batas administrasi desa, area persawahan, tambak, permukiman, jalan, hutan basah, sungai, serta lokasi fasilitas pemerintahan dan pendidikan. Informasi tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi dan pemanfaatan ruang di wilayah Desa Keera secara lebih terstruktur.
Keberadaan peta batas administrasi yang telah diperbarui diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Keera dalam melakukan perencanaan dan pembangunan dengan mempertimbangkan kondisi serta karakteristik wilayah. Data spasial yang lebih terstruktur juga dapat menjadi salah satu bahan pendukung dalam menentukan lokasi pembangunan, mengidentifikasi potensi wilayah, serta memahami sebaran permukiman dan fasilitas desa.
Tidak hanya bagi pemerintah desa, hasil pemetaan juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Keera. Informasi mengenai batas wilayah dan kondisi geografis desa yang disajikan secara visual dapat membantu masyarakat memahami wilayah tempat tinggalnya, mengetahui berbagai fasilitas dan karakteristik wilayah desa, serta menjadi sumber informasi ketika membutuhkan gambaran mengenai kondisi Desa Keera.
Melalui program kerja ini, pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografis diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan ketersediaan data spasial Desa Keera. Peta yang dihasilkan tidak hanya menjadi produk pemetaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai informasi pendukung dalam tata kelola pemerintahan, perencanaan pembangunan, dan pengembangan Desa Keera ke depannya.
Sumber Foto: Fakhri Athallah Ramadhan





