Penulis: Suryani
Editor: Abdul Wahab Dai
WAJO--Mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 Suryani dari Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin dengan Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) Dr. Ir. A. Sadapotto, M.P., melaksanakan program kerja individu “Jejak Cinnongtabi: Menjelajahi Jejak Kearifan Lokal (Pembuatan Peta Potensi Desa) di Desa Cinnongtabi, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.
Program ini dilaksanakan mulai 12 Juni hingga 9 Agustus 2026 dengan tujuan mendukung digitalisasi wilayah Desa Cinnongtabi melalui penyusunan peta potensi desa yang informatif dan sistematis. Peta tersebut diharapkan dapat menjadi media dokumentasi berbagai potensi wilayah, mulai dari sarana publik, sumber daya alam, hingga situs sejarah, tradisi, budaya, dan kearifan lokal yang terdapat di desa.
Tahap awal kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, pengambilan titik koordinat, wawancara dengan masyarakat dan tokoh yang mengetahui sejarah wilayah, serta dokumentasi berupa foto dan catatan mengenai objek yang ditemukan.
Pengambilan data berfokus di Dusun Mellenge dan Dusun Kobbae, dengan lokasi disesuaikan berdasarkan keberadaan objek dan potensi yang ditemukan.
Dalam prosesnya, Suryani berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Cinnongtabi serta melibatkan masyarakat sebagai sumber informasi. Data yang terkumpul kemudian diolah dan disusun menjadi Peta Potensi Desa Cinnongtabi yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat maupun pihak luar dalam mengenali berbagai potensi desa.
Syahriani --perangkat desa Cinnongtabi-- mengapresiasi program tersebut dengan mengatakan bahwa banyak titik di Desa Cinnongtabi yang terlihat sederhana, tetapi ternyata menyimpan cerita dan nilai sejarah yang berarti.
“Sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk bangunan megah atau peninggalan besar. Terkadang, ia justru bersembunyi di tempat yang sederhana,” ungkap Syahriani.
Suryani berharap Peta Potensi Desa Cinnongtabi dapat menjadi sumber informasi yang mudah diakses dan terus dimanfaatkan sebagai media dokumentasi untuk mendukung pengembangan potensi serta pelestarian budaya desa bagi generasi mendatang.
Program ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Ke-17 yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendokumentasikan serta mengembangkan potensi Desa Cinnongtabi.* (Advertorial)
Sumber Foto: Suryani





