Liputan K.M. Asriyadi, S.Ag. (Ketua Senat Mahasantri Ma’had Aly As’adiyah Sengkang Periode 2024-2025)
Editor: Abdul Wahab Dai
WAJO--Babak baru tersiar dari Lalliseng. Sebuah TPQ atawa Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) bertransformasi menjadi MDTA.
Peresmian dan Pelantikan Pengurus Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) As'adiyah Babul Hana Cabang Wirae, Dusun Wirae, Desa Lalliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan hari ini digelar (Rabu, 28/10/2026).
Sikola Ara' (ᨔᨗᨀᨚᨒ ᨕᨑ) atau Sekolah Arab ini berada persis di belakang Masjid Babul Hana Wirae. Sekolah Arab adalah nama populer pendidikan keagamaan sejak dua ormas Islam di Sulawesi Selatan (As'adiyah dan DDI) menginisiasi MAI (Madrasah Al-Arabiyah Al-Islamiyah) di Sengkang (Wajo) dan Mangkoso (Barru) pada paruh awal abad XX dengan dua tokohnya AGH. Muhammad As’ad dan AGH. Abdurrahman Ambo Dalle. Dewasa ini Sekolah Arab merujuk pada MDTA alias Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), sebuah sekolah nonformal yang beroperasi sore di luar jadwal sekolah formal/reguler.
Diresmikan oleh Bupati Wajo yang diwakili oleh Asisten I (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Setda Kabupaten Wajo H. Ahmad Jahran, A.P., M.Si., ia menegaskan kemajuan suatu daerah tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur atau fasilitas fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, sistem pendidikan, dan kesiapan generasi penerusnya.
"Kehadiran MDTA As’adiyah Babul Hana Cabang Wirae dinilai memiliki arti penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan keagamaan. Lembaga ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki landasan nilai-nilai keislaman yang kuat," demikian Ahmad Jahran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pelantikan Pengurus MDTA As’adiyah Babul Hana Cabang Wirae oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang AG. Drs. Andi Muh. Hasbi Gani, M.Si.
Menurut Sekjen PP As'adiyah ini kehadiran MDTA As’adiyah Babul Hana Cabang Wirae diharapkan dapat memberikan warna baru sekaligus energi positif bagi masyarakat Kecamatan Keera, khususnya Desa Lalliseng dan Dusun Wirae.
Wakil Bupati Wajo dr. H. Baso Rahmanuddin, M.M., M.Kes. yang tiba belakangan berharap melalui MDTA As’adiyah Babul Hana Cabang Wirae, anak-anak diharapkan memperoleh bekal keagamaan yang kuat sekaligus tumbuh menjadi generasi yang memiliki tanggung jawab terhadap keluarga, masyarakat, dan bangsa.
"MDTA diharapkan dapat berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi pendidikan anak-anak dan kehidupan sosial keagamaan masyarakat," nada yang sama disampaikan oleh Camat Keera Muhammad Asri, S.Sos., M.Si.
Syekh Aala Nour Besrhy Abdalla, utusan Universitas Al-Azhar Kairo Mesir yang mengabdikan diri di Pondok Pesantren As’adiyah, turut hadir melantunkan doa sekaligus ungkapan harapan agar peresmian MDTA dan Pelantikan Pengurus membawa keberkahan, memperkuat pendidikan keagamaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran Syekh Aala Nour Besrhy Abdalla juga menjadi bagian dari semangat penguatan tradisi keilmuan Islam dan pembinaan generasi melalui pendidikan pesantren. Kolaborasi antara ulama, umara, pengelola lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat peran pendidikan keagamaan dalam membangun karakter generasi muda.
Foto: Erwin, Asriyadi, Rabb Zehand








