Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Bupati Sidrap Jadi “Bintang” saat Haul Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle di Tobarakka

Admin
Minggu, 30 November 2025 Last Updated 2025-11-30T13:40:48Z


Liputan: Abdul Wahab  Dai


WAJO—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif yang tampil berbicara dalam sesi Testimoni Alumni DDI saat Haul Ke-29 Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle di Pondok Pesantren Al-Mubarak DDI Tobarakka, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Minggu (30/11/2025) ini menjadi “bintang” Haul.


Ketika tiba di arena Haul, suasana menjadi riuh dan ramai jemaah haul menyambut alumnus Pondok Pesantren Manahhil Ulum DDI Kaballangang, Kabupaten Pinrang ini. Baik ketika tiba maupun saat meninggalkan lokasi begitu banyak warga dan simpatisan DDI yang ingin berfoto dan berswafoto dengan bupati yang populer di media sosial dengan banyak pengikut ini.



Syaharuddin Alrif pun berkisah ketika dirinya mondok di Kaballangang dengan hanya 7 orang teman seangkatannya. Kisah-kisah yang dilontarkannya saat belajar di DDI membuat Haul yang juga dihadiri oleh Menteri Agama RI –tiba di ujung acara--ini menjadi kian bermakna.


Menyinggung soal keberadaan Ponpes Al-Mubarak DDI Tobarakka, sang Bupati pun menyebut jikalau banyak warga Sidrap yang menjadi santri di Ponpes Al-Mubarak. “Kita ini Wajo dan Sidrap berbatasan dan banyak warga Sidrap dari Belawae yang nyantri di sini. Saya diberitahu ada empat puluhan persen santri di sini adalah warga Sidrap,” ujar Syaharuddin.


Ketokohon AG K.H. Abdurrahman Ambo Dalle dikupas sejak Seminar Internasional “Mengkaji Lebih Dalam Sosok Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle” yang berlangsung semalam (Sabtu, 29/11/2025) dengan enam pembicara yakni AG Prof. Dr. H. Sayyid Agil Ali Al-Mahdaly Al-Husaini (Malaysia/Tokoh DDI), Dr. Murthada Mas’ud Ahmad, Lc., M.A. (Pengajar DDI dari Kairo, Mesir), AG Prof. Dr. H. Syamsul Bahri A Galigo (Ketua Umum PB DDI, pernah menjadi dosen di Malaysia dan Brunei Darussalam), Prof. Dr. H. Abd. Rahim Arsyad, M.A. (tokoh DDI), K.H. Helmi Ali Yafie (putra pelopor DDI K.H..Ali Yafie), dan Prof. Dr. Hj. Nurlelah Abbas, Lc., M.A. (alumnus DDI dan alumnus Mesir).



Dalam seminar salah satu poin yang muncul adalah bagaimana Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle memberi teladan kepada kita semua sebagai orang yang cinta mengajar. “Dia itu cinta mengajar. Sesudah Subuh sudah mengajar kami murid-muridmya, jam sepuluh pagi datang lagi mengajar di Pesantren. Setelah Zuhur mengajar lagi. Asar, Magrib dan Isya,” ujar Samsul Bahri A Galigo, salah seorang muridnya yang kini menjadi Ketua Umum PB DDI.


Baik saat Seminar maupun saat Haul, disebutkan bahwa selama delapan tahun Anregurutta tinggal dan berdakwah di hutan pada zaman pergolakan DI/TII. Kala itu Anregurutta dibawa ke hutan dan selama 8 tahun tidak pernah mengeluh harus tinggal di hutan pada zaman susah.


Keteladanan Anregurutta dibahas pula saat Haul oleh AGH Farid Wajdi, Lc., M.A. Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso yang menegaskan bagaimana Anregurutta mampu melewati delapan tahun di hutan tanpa mengeluh.


Hadir saat Haul di antaranya Wakil Bupati Wajo dr. H. Baso Rahmanuddin, M.M., M.Kes., Pengurus PB DDI, PW DDI (di antaranya Kaltim, Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, Jatim, Kalsel, Sultra, Sulteng, Sulbar), dan bebarapa PD DDI (di antaranya PD DDI Jayapura).


Sumber Foto: Media Sosial

Berita Lainnya

Tampilkan

  • Bupati Sidrap Jadi “Bintang” saat Haul Anregurutta K.H. Abdurrahman Ambo Dalle di Tobarakka
  • 0

Terkini