Liputan Abdul Wahab Dai
YOGYAKARTA--Ketua Asosiasi Guru Bahasa Prancis Indonesia Riyantiarni, S.Pd. dalam sambutannya saat Pembukaan Kongres I AGBPI 2026 di Gedung Erlangga Yogyakarta (Sabtu, 04/07/2026) mengatakan tugas para guru Bahasa Prancis adalah memastikan semakin banyak generasi Indonesia memperoleh kesempatan untuk membuka jendela dunia melalui bahasa Prancis di tengah dinamika pergantian kebijakan kurikulum yang ada di Indonesia setiap masanya dan di antara banyaknya tantangan inovasi pengembangan profesi guru.
"Namun saya percaya, bahasa Prancis adalah pilihan masa depan. Di tengah dunia yang semakin terhubung, penguasaan bahasa asing membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan tinggi, diplomasi, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga kerja sama internasional," ujar guru mata pelajaran Bahasa Prancis SMAN 6 Yogyakarta ini.
Sejalan dengan itu, pidato Presiden Prabowo tempo hari yang menyebutkan bahwa bahasa Prancis akan diwajibkan untuk diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia sudah selayaknya kita sambut dengan baik, kita kawal, dan kita dukung agar menjadi sebuah kebijakan yang berpihak pada pengajaran Bahasa Prancis di Indonesia. Demikian Riyantiarni.
Kongres dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Maryono, S.Pd., M.Pd. Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta.
Tampak hadir Dwi Wahyu Priyanto Asisten Direktur Pelaksana Produk II dan Winny Kepala Editor Bahasa Penerbit Erlangga Jakarta serta Rezha Adityaksa Kepala Cabang Penerbit Erlangga Yogyakarta. Erlangga menjadi salah satu penaja Kongres I AGBPI 2026.
Erlangga dikenal banyak menerbitkan buku-buku paket pelajaran Bahasa Prancis untuk level SMA/SMK/SMA dan turut ditampilkan di sela-sela Kongres.
Setelah sesi Kongres kelar termasuk Pelantikan Pengurus AGBPI Periode 2026-2030, tampil berbicara Dr. Herman, S.Pd., M.Pd. Ketua Dewan Pembina AGBPI.
Hadir pula Siti Nurhayati, S.Pd., Sp. I., M.Pd. dan Wahyuningrum, S.Pd., M.Pd. keduanya widyaiswara Bahasa Prancis Balai Guru dan Tenaga Kependidikan DKI Jakarta.
Margaux Nemmouchi Direktris IFI Yogyakarta serta Arya Seta Penanggung Jawab Bidang Pengajaran IFI Yogyakarta juga turut hadir saat Pembukaan.
Selain Penerbit Erlangga, Kongres ditaja pula oleh IFI Yogyakarta, STBA LIA, dan Produk Cokelat "Monggo".
Sumber Foto: Panpel



