Oleh Yusbar Hakim, S.E.
Warga DDI
PINRANG--Perhelatan .Silaturahmi Nasional Badan Otonom Darud Da'wah wal Irsyad (Silatnas Banom DDI) dibuka di Pondok Pesantren DDI Manahilil ‘Ulum Kaballangang, di Desa Kaballangang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sabtu, 04/07/2026) kemarin.
Silatnas ini akan berlangsung selama dua hari hingga Ahad (05/07/2026) dihadiri ribuan warga DDI, pengurus Banom, santri, alumni, serta perwakilan puluhan Pondok Pesantren DDI dari berbagai wilayah di Indonesia.
Silatnas menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menyatukan langkah seluruh keluarga besar DDI dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Ketua PB DDI Pusat AGH Prof. Dr. Syamsul Bahri Andi Galigo, Lc., M.A. dalam sambutannya mengajak seluruh keluarga besar DDI untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat peran organisasi dalam mencetak generasi Islam yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dia menegaskan DDI memiliki sejarah panjang dalam membangun pendidikan dan dakwah di Indonesia. "Karena itu seluruh badan otonom, pondok pesantren, dan warga DDI diharapkan terus bersinergi, menjaga nilai-nilai perjuangan para pendiri DDI, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah," ujarnya.
"Silaturahmi adalah kekuatan utama organisasi. Melalui Silatnas ini kita memperkokoh persaudaraan, mempererat koordinasi, dan menyusun langkah bersama demi kemajuan DDI di seluruh Indonesia."
Silatnas turut dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., Ph.D. (Hon) alumnus Pondok Pesantren DDI. Dalam testimoninya, dia menyampaikan rasa syukur dan bangga pernah menempuh pendidikan di lingkungan DDI.
Menurutnya, pendidikan di DDI telah membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan nilai-nilai keislaman yang menjadi bekal dalam menjalankan amanah sebagai kepala daerah. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga nama baik almamater dan berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ribuan warga DDI memadati lokasi acara, sementara delegasi dari puluhan Pondok Pesantren DDI dari berbagai provinsi hadir untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarlembaga.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari pembukaan, seminar dan diskusi keorganisasian, konsolidasi badan otonom, silaturahmi antarpengurus, testimoni alumni, hingga perumusan rekomendasi sebagai arah penguatan organisasi DDI ke depan.
Melalui Silatnas semangat persatuan, kebersamaan, dan pengabdian kembali diteguhkan sebagai fondasi untuk melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan yang telah diwariskan para ulama pendiri DDI demi kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia.
Editor: Abdul Wahab Dai
Sumber Foto: Yusbar Hakim




