Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Dodol Rambutan, Inovasi Mahasiswa KKN-T Gel 116 Unhas Desa Simpellu

Admin
Rabu, 29 Juli 2026 Last Updated 2026-07-30T02:20:50Z


WAJO-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melaksanakan program kerja berupa Pelatihan Pembuatan Dodol Rambutan di Kantor Desa Simpellu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (29/07/2026). 


Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan buah rambutan (Nephelium lappaceum L.) menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah ekonomi serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. 


Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh penjelasan mengenai potensi buah rambutan sebagai komoditas lokal yang melimpah pada musim panen. Buah rambutan tidak hanya dapat dikonsumsi secara langsung, tetapi juga dapat diolah menjadi dodol yang memiliki daya simpan lebih lama dan meningkatka nilai jual. 


Selanjutnya, warga diperkenalkan dengan alat dan bahan yang digunakan, kemudian mengikuti demonstrasi proses pembuatan dodol rambutan mulai dari pencampuran bahan, hingga proses pemasakan adonan. Masyarakat juga terlibat secara langsung dalam setiap tahapan pembuatan, sehingga dapat mempraktikkan teknik pengolahan dodol rambutan dengan didampingi oleh mahasiswa KKN-T 116 Unhas.



Setelah adonan matang, dodol didinginkan dan dikemas sebagai produk siap konsumsi. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Peserta tidak hanya memperhatikan setiap tahapan pembuatan, tetapi juga mengajukan berbagai pertanyaan mengenai komposisi bahan, proses pemasakan, fungsi bahan serta peluang pengembangan dodol rambutan sebagai produk usaha rumah tangga. 



Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Simpellu diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah buah rambutan menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah. 


Inovasi tersebut diharapkan dapat mengurangi pemborosan hasil panen, meningkatkan nilai ekonomi buah rambutan, serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal.


Narasi: Mahasiswa KKN-TID Gel.116 Unhas Posko Desa Simpellu


Foto: Aslam Mu'minin (Kepala Dusun Simpellu)


Editor: Abdul Wahab Dai

Berita Lainnya

Tampilkan

  • Dodol Rambutan, Inovasi Mahasiswa KKN-T Gel 116 Unhas Desa Simpellu
  • 0

Terkini