Oleh Aulia Asti Putri
Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
Editor: Abdul Wahab Dai
WAJO--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Desa Keera, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan menggelar program kerja individu berupa sosialisasi dan praktik pembuatan pestisida nabati dari daun pepaya (Carica papaya L.) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Keera, Selasa (21/07/2026) kemarin.
Program ini diinisiasi oleh Aulia Asti Putri mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian di bawah bimbingan DPK (Dosen Pendamping Kegiatan) Dr. Hafizhah Al Amanah, S.Si., M.Si. Kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals poin SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab).
Pelaksanaan program kerja individu ini dilatarbelakangi oleh mahalnya harga pestisida kimia sintetis di pasaran serta ketergantungan petani menggunakan pestisida kimia dalam mengatasi hama pada pertanamannya.
Melalui pemanfaatan daun pepaya sebagai pestisida nabati ramah lingkungan, kegiatan ini bertujuan menekan penggunaan pestisida kimia sintetis pada lahan pertanaman warga dan petani.
Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Keera, Anwar Bakri, S.P., menyambut positif hadirnya inovasi ini. “Para petani kita saat ini masih bergantung pada pestisida kimia, padahal penggunaannya yang berlebihan memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh maupun kualitas produk pertanian yang dikonsumsi oleh masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini diikuti oleh para ketua kelompok tani dan masyarakat serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Keera. Kepala Desa Keera, H. Syamsurida, S.Sos., turut mengapresiasi inisiatif para mahasiswa.
“Semoga sosialisasi pembuatan biopestisida ini dapat membantu masyarakat dan petani dalam meningkatkan produktivitasnya, serta dapat dikembangkan oleh warga menjadi produk bernilai jual untuk menopang perekonomian masyarakat Desa Keera,” tutur H. Syamsurida, S.Sos.
Melalui sosialisasi dan praktik pembuatan pestisida nabati dari daun pepaya ini, mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Keera dapat beralih menuju pola pertanian yang lebih mandiri, sehat, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk jangka panjang.
Foto: Aulia Asti Putri






