Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Sekam Padi 'Disulap' Jadi Arang Briket oleh Mahasiswa KKN Unhas Gel.116 Posko Desa Keera

Admin
Selasa, 21 Juli 2026 Last Updated 2026-07-22T06:15:20Z



Oleh Alya Sriwahyuni

Mahasiswi Prodi S1 Kimia, F-MIPA Unhas

Editor: Abdul Wahab Dai


WAJO--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Geombang 116 Universitas Hasanuddin, menggelar kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan arang briket berbahan dasar limbah sekam padi di Desa Keera, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan Selasa (21/07/2026).


Dimotori oleh Alya Sriwahyuni Mahasiswi Prodi S1 Kimia F-MIPA Unhas membesut pelatihan ini Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Keera.



Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat yang antusias mengolah limbah pertanian. Sebagai program individu, Alya Sriwahyuni menghelat program ini sebagai solusi atas melimpahnya limbah sekam padi (Oryza sativa) yang biasanya hanya dibakar atau dibuang. 



"Limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif bernilai ekonomi yang sejalan dengan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab." 


”Pemanfaatan limbah sekam padi menjadi arang briket dapat mendukung pengelolaan limbah dan energi ramah lingkungan,” ucapnya.



Dia menjelaskan proses pengolahan yang dimulai dari tahap pembakaran sekam padi, pengayakan, pencampuran bahan perekat, hingga tahap pencetakan dan pengeringan. 


Mahasiswa memperagakan setiap tahapan dan melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembuatan briket. Program kerja ini mendapatkan dukungan penuh dari Dosen Pembina KKN (DPK), Dr. Hafizhah Al Amanah, S.Si., M.Si. ”Kami mendukung kegiatan demonstrasi yang dirancang mahasiswa. Pendekatan berbasis praktik sangat efektif agar masyarakat dapat menguasai cara pembuatan briket,” ungkapnya.



Kepala Balai Penyuluhan Petanian (BPP) Kecamatan Keera, Anwar Bakri, S.P.. mengapresiasi inovasi yang dibawakan mahasiswa. ”Kami mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKN. Sekam padi yang selama ini terbuang sia-sia dapat dimanfaatkan menjadi briket yang bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” tutur Anwar.



Kepala Desa Keera, H. Syamsurida, S.Sos., turut  menyambut baik inisiatif mahasiswa “Setiap panen biasanya dihasilkan sekam padi dalam jumlah besar. Melalui kegiatan ini, warga dapat dibimbing cara mengolah limbah tersebut,” ujarnya.


Mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap keterampilan yang dibagikan dalam kegiatan ini terus berkembang menjadi usaha yang mampu menopang kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa.


Sumber Foto: Alya Sriwahyuni

Berita Lainnya

Tampilkan

  • Sekam Padi 'Disulap' Jadi Arang Briket oleh Mahasiswa KKN Unhas Gel.116 Posko Desa Keera
  • 0

Terkini