Editor: Abdul Wahab Dai
TAKALAR--Mahasiswa KKN-T Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin kembali melaksanakan program kerja pengelolaan perpustakaan Rumah Baca Lo'mo Topejawa pada Rabu, (05/08/2026) di Dusun Kajang, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui kegiatan penataan koleksi buku dan penghiasan ruang baca, mahasiswa berupaya menghadirkan ruang literasi yang lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Program pengelolaan rumah baca tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada 18-20 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan pengelompokan koleksi berdasarkan level bacaan, seperti Level A, B, C, dan level lainnya, kemudian dilanjutkan dengan inventarisasi serta digitalisasi data koleksi sebagai upaya membangun sistem pengelolaan perpustakaan yang lebih tertata dan terstruktur.
Proses digitalisasi dilakukan dengan menginput seluruh data koleksi ke dalam basis data sehingga memudahkan pengelola dalam melakukan pendataan, pencarian, maupun pembaruan informasi koleksi di masa mendatang. Pengelolaan secara digital ini diharapkan dapat mendukung administrasi Rumah Baca Lo'mo agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Setelah seluruh proses inventarisasi dan digitalisasi selesai, koleksi buku ditata kembali pada rak sesuai kategori dan level bacaannya. Penataan tersebut bertujuan memudahkan pengunjung, khususnya anak-anak, dalam menemukan bacaan yang sesuai dengan usia dan kemampuan membaca. Pada kegiatan lanjutan, mahasiswa juga menghias beberapa sudut rumah baca untuk menciptakan suasana yang lebih rapi, nyaman, dan menyenangkan.
Ayu Wahyuni, penanggung jawab sekaligus pengelola Rumah Baca Lo’mo Topejawa turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan anak KKN,
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi adik-adik KKN dalam mengembangkan literasi di Topejawa. Berbagai program yang dijalankan telah memberikan dampak positif, meningkatkan minat baca anak-anak, dan menghidupkan kembali fungsi Rumah Baca sebagai pusat belajar masyarakat. Kami berharap sinergi ini bisa terus berlanjut,” Ungkap Ayu.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN-T Literasi Universitas Hasanuddin berharap Rumah Baca Lo'mo dapat terus berkembang sebagai ruang belajar dan pusat kegiatan literasi bagi masyarakat Desa Topejawa. Dengan pengelolaan koleksi yang lebih sistematis serta lingkungan membaca yang lebih menarik, rumah baca diharapkan mampu meningkatkan minat baca anak-anak dan mendorong tumbuhnya budaya literasi yang berkelanjutan.
Narasi/Foto: Posko Topejawa KKN-T Unhas G-116



