Oleh Sulaeman Nyampa, S.Fil.I.
Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) KUA Kecamatan Sabbangparu
WAJO--Penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu kunci utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Dengan semangat “Rumah Tangga Kuat, Negara Kuat”, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan menggelar kegiatan The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat berupa Bimbingan Keluarga Muslim) yang berlangsung di Masjid Taqwa, Desa Woronge, Kecamatan Sabbangparu, pada Kamis (5/03/2026) mulai pukul 13.00 Wita.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Woronge H. Zainuddin Made, Kepala KUA Sabbangparu M. Sakri Nur, S.Ag., M.Si., para perangkat desa, serta seluruh penyuluh agama Islam KUA Sabbangparu.
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh sekitar 30 pasangan suami istri yang berasal dari masyarakat Desa Woronge dan sekitarnya.
Program The Most KUA merupakan kegiatan edukatif yang memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan merawat perkawinan sebagai fondasi utama dalam kehidupan sosial.
Melalui kegiatan ini masyarakat diajak untuk memahami bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal, tetapi sebuah komitmen jangka panjang yang membutuhkan kesabaran, komunikasi, serta nilai-nilai keagamaan yang kuat.
M. Sakri Nur dalam penyampaiannya menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara tidak terlepas dari kekuatan keluarga yang menjadi unit terkecil dalam masyarakat.
“Jika rumah tangga kuat dan harmonis, maka masyarakat akan kuat. Pada akhirnya, negara pun akan menjadi kuat. Karena itu, melalui program The Most KUA ini kami berupaya memberikan pendampingan kepada keluarga agar mampu menghadapi berbagai persoalan rumah tangga dengan bijak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Woronge H. Zainuddin Made menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayahnya. Ia berharap kegiatan pembinaan keluarga seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam membangun rumah tangga yang rukun dan harmonis.
Program The Most KUA juga menjadi langkah strategis KUA dalam melakukan pendampingan terhadap pasangan suami istri, sekaligus sebagai upaya preventif untuk membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan rumah tangga dan menekan angka perceraian.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari bahwa menjaga keutuhan keluarga bukan hanya tanggung jawab pasangan suami istri semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan masyarakat yang kuat, damai, dan sejahtera.
Semangat “Rumah Tangga Kuat, Negara Kuat” pun menjadi pesan utama dalam kegiatan ini, bahwa dari keluarga yang harmonis akan lahir generasi yang berkualitas dan masa depan bangsa yang lebih baik.
Foto: Sulaeman Nyampa
Penyelaras Bahasa: Abdul Wahab Dai




