Penulis: Aspayani Parupang
Mahasiswi Sastra Prancis Unhas
Editor: Abdul Wahab Dai
WAJO--Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Desa Lalliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan telah menggelar program kerja edukatif berjudul "English Is Fun" di UPTD SMP Negeri 3 Keera, Desa Lalliseng, Rabu (22/07/2026) dan Kamis (23/07/2026).
Program ini dirancang sebagai respon terhadap anggapan bahwa Bahasa Inggris adalah mata pelajaran yang sulit dan membosankan melalui pendekatan yang interaktif dan penuh keceriaan.
Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4 yakni Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang interaktif sebagai upaya untuk meningkatkan minat dan kemampuan dasar berbahasa Inggris siswa-siswi SMPN 3 Keera melalui metode pembelajaran yang menyenangkan dan tidak monoton.
Penanggung Jawab Program Kerja Individu "English Is Fun" Aspayani Parupang dari Fakultas Ilmu Budaya/Prodi Sastra Prancis (di bawah bimbingan Dosen Pembina KKN Dr. Hafizhah Al Amanah, S, SI,. M. Si.) mengungkapkan bahwa program kerja ini dirancang dan diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan antusiasme anak, memperluas kosa kata dan melatih kemampuan Mendengar (Listening) dan Berbicara (Speaking).
Dengan menerapkan metode yang tidak kaku, siswa menjadi lebih berani dan antusias dalam mengekspresikan bahasa Inggrisnya tanpa rasa takut.
Saat kelas perdana pengajaran "English Is Fun" dilaksanakan mereka berfokus pada materi Perkenalan Diri (Introduction) dan Percakapan (Conversation), sementara saat pertemuan kedua berfokus pada materi Kegiatan Sehari-hari (Daily Activities).
Kedua pertemuan dilaksanakan dengan sangat interaktif, penuh keceriaan serta keseruan. Kepala UPTD SMPN 3 Keera mengapresiasi dan mendukung program kerja pengajaran "English Is Fun" yang diajarkan ini.
"Alhamdulillah selama saya menjabat di sini selama kurang lebih tiga tahun, baru kali ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN yang bertandang ke SMP 3 Keera, tentunya sebelum kegiatan ini dilakukan ada penyampaian terlebih dahulu kepada para siswa. Dan saya melihat perkembangan anak anak yang terlihat langsung sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini sebab metode pengajaran yang dibawakan berbeda,” ujar Muhammad Anis K, S.Pd. M.Si.
Apresiasi dan dukungan tersebut menunjukkan bahwa program kerja individu "English Is Fun" ini memberikan dampak yang positif bagi peningkatan minat anak-anak terhadap pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Inggris.
Foto: Penulis






