Notification

×
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Siswa di Wajo Wajib Divaksinasi, Bakal Jadi Syarat Ikuti Pembelajaran Tatap Muka

Admin
Senin, 29 November 2021 Last Updated 2021-11-29T23:47:24Z

Karebacelebes.com

Foto oleh staf Humas Pemda wajo



WAJO - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini terus fokus mengejar target vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Salah satu yang menjadi fokus adalah sekolah dan pusat perbelanjaan. 


Sesuai hasil rapat koordinasi Pemkab Wajo dan jajaran Forkopimda, di ruang pola kantor bupati, Senin (29/11/2021), beberapa kesepakatan diputuskan untuk menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat, yakni realisasi vaksinasi minimal 70% di akhir Desember 2021.

Foto oleh staf Humas Pemda wajo


Bupati Wajo, Amran Mahmud yang memimpin rapat koordinasi, menuturkan, berbagai langkah akan ditempuh untuk memenuhi target realisasi vaksinasi. Termasuk menerapkan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2021, yakni tidak atau menunda pemberian bantuan kepada yang tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin.  



Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo kini bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat dengan memberikan hadiah undian umrah dan undian SIM gratis kepada  masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1 dan 2. 


"Kita targetkan minimal sekali 70 persen plus 1 di tanggal 31 Desember 2021. Target ini menjadi syarat utama untuk pengundian hadiah umrah untuk 2 orang dan SIM gratis untuk 30 orang yang kita janjikan bersama Kapolres (Wajo) dan jajaran Forkopimda," ucap Amran Mahmud.

Foto oleh staf Humas Pemda wajo


Dalam rapat itu, Amran Mahmud juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan agar pelajar tingkat SD dan SMP yang telah tercatat dan memenuhi syarat sebagai target vaksinasi untuk dilakukan vaksinasi. Pelajar tidak diizinkan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) sampai telah mendapatkan vaksinasi.

Foto oleh staf Humas Pemda wajo


Sementara, untuk tingkat SMA dan SMK atau sederajat, akan dikoordinasikan dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Kabupaten Soppeng-Kabupaten Wajo untuk dibantu disampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulsel. 


"Untuk pasar dan pusat perbelanjaan, kita akan minta penjual untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi, begitu juga pengunjung. Demikian juga sektor-sektor lainnya kita akan minta seperti itu," tegas Amran Mahmud. 

Foto oleh staf Humas Pemda wajo


Amran Mahmud menekankan, semua ini dilakukan berdasarkan regulasi dan petunjuk dari pemerintah pusat. Terlebih, berdasarkan data terakhir capaian vaksinasi Wajo untuk dosis 1 baru sebanyak 41,8 dan kini berada pada urutan ke 15 dari 24 kabupaten/kota sesuai data KCPEN.


"Ini juga sebagai upaya kita untuk mencapai kekebalan menyeluruh untuk masyarakat Wajo agar bisa berdampingan dengan COVID-19," tutur Amran Mahmud. 


Amran Mahmud pun meminta kepada seluruh jajaran Satgas Penanganan COVID-19 untuk terus memasifkan vaksinasi. "Terima kasih atas kerja keras, usaha, dan kebersamaan kita semua. Mari kita terus genjot vaksinasi ini agar bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Tetap semangat," serunya. 


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakapolres Wajo, Kas Dim 1406 Wajo, Kasi Intel Kejari Wajo, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, lurah, serta jajaran Satgas Penanganan COVID-19 Wajo. Sementara, secara virtual diikuti para Kapolsek, Danramil, Kepala UPTD puskesmas se-Wajo, serta undangan lainnya. (Red/adv)

Editor : Gus Mus


Komentar

Tampilkan

  • Siswa di Wajo Wajib Divaksinasi, Bakal Jadi Syarat Ikuti Pembelajaran Tatap Muka
  • 0

Terkini