Laporan Abdul Wahab Dai
WAJO--Tercatat sepuluh desa dan kelurahan yang terdampak luapan air saat banjir Pitumpanua kemarin (Jumat, 08/05/2026). Banjir yang skalanya jauh lebih kecil dari banjir bandang Jumat (03/04/2024) ini meliputi Kelurahan Siwa, Kelurahan Bulete, Kelurahan Benteng, Desa Lompoloang, Desa Jauhpandang, Desa Batu, Desa Kompong, Desa Tanrongi, Desa Lacinde, dan Kelurahan Tobarakka.
Data tersebut dilansir laman Facebook BPBD Wajo edisi Jumat kemarin. Ketinggian air di wilayah tersebut terpantau berada pada kisaran 40 cm hingga 70 cm," tulis BPBD Wajo.
Dampak kerusakan dan warga terdampak mencakup warga terdampak 1.144 KK dengan total 3.898 jiwa. Bangunan dan fasilitas: 1.129 unit rumah, 8 sarana pendidikan, 4 sarana ibadah, 2 sarana kesehatan, dan 2 sarana umum.
Adapun infrastruktur dan lahan yakni jalan sepanjang 2 km tergenang serta 150 hektar area persawahan warga terendam. Demikian laman BPBD Wajo.
Fadli Fadil warga Desa Lompoloang yang dihubungi malam ini menyebut air telah surut sejak Jumat sore kemarin. "Rumah kami di Topetu tidak kebanjiran seperti saat Mei 2024," ujar Baharuddin di Kelurahan Bulete.
Kawasan Mattugengkeng di Kelurahan Siwa juga sempat dimasuki luapan air dengan skala kecil. Fasilitas kesehatan seperti RSUD Siwa juga tidak terdampak sebagaimana tahun 2024.
Sumber Foto: Aswar Andi Sokeng/Kamaruddin





