Penulis: Sulaeman Nyampa (Direktur Lazismu Wajo)
Editor: Abdul Wahab Dai
WAJO--Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan Prof. Dr. K.H. Ambo Asse, M.Ag. dalam amanahnya saat Syawalan 1447 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wajo (Ahad, 12/04/2026) di Anabanua --dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Maniangpajo sebagai tuan rumah-- menegaskan bahwasanya setiap gerakan dan program Muhammadiyah harus memberikan dampak nyata serta berpihak kepada umat secara luas, tidak terbatas hanya pada warga Muhammadiyah.
"Muhammadiyah, sebagai salah satu pilar penting dalam sejarah Bangsa, terus berkomitmen membangun Negeri melalui berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi," tutur Ambo Asse.
Sementara itu Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo H. Ahmad Jahran, A.P., M.Si. --mewakili Bupati Wajo-- dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Muhammadiyah yang dinilai konsisten membantu dan menguatkan program-program pemerintah dalam berbagai sektor pembangunan.
Kehadiran Layanan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Sulawesi Selatan turut menambah semarak acara dengan berbagai program strategis di antaranya:
Penyerahan Lazismu Award kepada Lazismu Wajo sebagai apresiasi atas program terbaik dalam bidang pemberdayaan ekonomi.
Kemudian penyerahan piagam Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil audit eksternal anggaran tahun 2024 kepada Lazismu Wajo, penyerahan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Belawa dan penyerahan SK pendirian Kantor Layanan Lazismu (KLL) Cabang Maniangpajo.
Tidak hanya itu, rangkaian kegiatan Syawalan ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat seperti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Gerakan Sedekah Darah, Peluncuran Logo Resmi Gerakan Sedekah Darah hasil sayembara sekaligus pengumuman pemenang lomba.
Ketua PDM Kabupaten Wajo Andi Pallawarukka, S.IP., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas suksesnya seluruh rangkaian acara. "Saya mengapresiasi kerja keras panitia lokal dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Maniangpajo yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik, sehingga berjalan lancar dan penuh makna," ujar penulis novel "Kalau Bodoh Jangan Jadi Bupati" ini.
Syawalan 1447 H ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi, meneguhkan komitmen dakwah, serta menghadirkan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berkemajuan dan terus memberi manfaat bagi Umat dan Bangsa.
Syawalan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wajo, seluruh Pimpinan Cabang, Ortom, Amal Usaha Muhammadiyah, warga dan simpatisan persyarikaran Muhammadiyah, serta masyarakat umum.
Turut hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wajo Andi Merly Iswita, S.Sos., Camat Maniangpajo M. Kemal Pelita, S.P., M.Si., serta Kapolsek Maniangpajo AKP Hariyadi.
Juga ada penampilan Tapak Suci Putra Muhmmadiyah serta penampilan Lasizmu Cilik menyanyikan lagu Mars Lazismu.
Foto: PDM Wajo






