Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
© Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Pemimpin yang Baik akan Ditiru oleh Rakyatnya: Iduladha 2026

Admin
Selasa, 26 Mei 2026 Last Updated 2026-05-27T05:41:04Z


Liputan Abdul Wahab Dai


SOPPENG DAN WAJO--Seorang pemimpin yang baik akan ditiru oleh rakyatnya jika ia memberikan contoh perilaku yang baik. Seorang pemimpin tidak diikuti ucapannya, tetapi perilaku atau tindak tanduknya. "Seorang pemimpin juga harus menjunjung nilai-nilai demokratis, tidak selalu memberikan perintah-perintah, tetapi juga harus mendengarkan aspirasi rakyatnya."


Demikian Ust. Muhammad Irsyad, S.Ag., M.M. Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Wajo 2023-2027 dalam khutbah Iduladha-nya di Masjid Uswatun Hasanah Aisyiah Jalan Bila Selatan No.53, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Rabu, 27/05/2026) pagi ini.


"Dalam pelaksanaan ibadah kurban ini ada beberapa hikmah penting yang dapat dikemukakan. Antara lain pembentukan keluarga dan rumah tangga yang dimuliakan Allah SwT. Untuk membentuk keluarga dan rumah tangga yang dimuliakan Allah ada beberapa unsur utama yang harus diperhatikan, yaitu bapak, ibu dan anak," lanjutnya.


Sebagai bapak atau pimpinan, tidak bertindak otoriter atau sewenang-wenang. Orang tua yang baik adalah orang tua yang mendidik anaknya dengan contoh dan keteladanan.


"Kedua, memperkokoh hubungan seseorang yang melaksanakan ibadah kurban dengan ajaran Allah SwT. Sebagaimana arti kurban itu sendiri yang berasal dari kata qaruba, yang artinya dekat. Dan ibadah ini berarti ibadah yang bisa mendekatkan seorang muslim kepada Allah SwT."


Sementara itu Ust. Andhika Saputra yang juga mahasantri Ma'had Aly As'adiyah Sengkang dalam khutbah Iduladha-nya di Masjid Nurul Yaqin Atapange, Desa Rumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan mengulas hikmah Iduladha yakni totalitas ketaatan kepada Allah SwT, keikhlasan dan komunikasi dalam keluarga, serta solidaritas sosial dan kemanusiaan.


Di Masjid Birrul Walidain Jalan Kelapa 2, Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Ust. Muh. Annas, S.Pd. --Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Darud Da’wah wal Irsyad (IMDI)  Cabang Wajo 2022-2024-- mengulas wukuf di Padang Arafah yang menjadi titik balik para hamba kepada tuhannya.


"Sedikit atau banyak dosa kita, niscaya kita akan kembali kepada Allah SwT. Wukuf Padang Arafah menjadi gambaran Padang Mahsyar, sebuah tempat yang pasti akan menjadi tempat kita berkumpul segenap umat manusia di Hari Kemudian," demikian Muh. Annas dalam khutbah berbahasa Bugis dengan lantang.


Andika Saputra mengatakan bahwasanya di Arafah orang berkumpul tidak lagi memandang status sosial, tidak ada beda antara si Putih dan si Hitam, si Kaya dan si Miskin, pejabat atau rakyat, semuanya rata menggunakan pakaian yang sama, sekaya apapun orangnya, tidak diperkenankan menggunakan pakaian yang lain.


“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh dan rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada hati kalian.” Andhika mengutip hadis Nabi Muhammad SaW.


Foto: Arsip

Berita Lainnya

Tampilkan

  • Pemimpin yang Baik akan Ditiru oleh Rakyatnya: Iduladha 2026
  • 0

Terkini